Minggu, 19 Juli 2015

Parade Dari Sulawesi Tengah 2015

  
PARADE TARI SULAWESI TENGAH 2015

Kab.Morowali meraih peringkat ke - 4

Dalam Rangka Lomba Parade Tari Sulawesi Tengah yang dilaksanakan pada tgl. 22 - 23 di Golny ( Taman Budaya Kota Palu ) yang diikuti oleh Banggai , Bangkep , Buol , Donggala , Morowali , Morut , Toli - toli dan 2 sanggar dari Palu Kota . Parade Tari kali ini mengangkat tema tentang Cerita Rakyat / Legenda . Kab.Morowali dalam perlombaan ini mengangkat cerita tentang Batu Keramat yang terletak di Kab.Morowali itu sendiri , lebih tepatnya lagi di kec.Bungku Tengah Desa Bahontobungku . 

Batu Keramat ini menceritakan tentang kehidupan kakak bungkulosi dan adik bungkusi yang mengangkat seorang putri menjadi keluarga mereka . Lama Kelamaan ternyata si kakak Bungkulosi menyukai putri tersebut dan berniat melarikan diri jauh ke hutan untuk menikahi putri tersebut. Niatnyapun ia wujudkan menjadi nyata, dimana bungkulosi membohongi bungkusi dengan berkata ia akan membawa putri untuk berburu rusa . karena putri ingin sekali memakan hati rusa . hari demi hari terlewati , namun bungkulosi dan putri belum juga balik pulang , bungkusipun semakin khwatir dan cemas . dengan sangat marah kepada bungkulosi yang belum juga balik pulang bersama putri , bungkusipun berniat mencari mereka . setelah berhari hari, bungkusipun menemukan bungkulosi dan putri yang telah dikutuk menjadi batu di dalam gua . Terjadilah pertengkaran antara kakak adik ini , yang lalu dimenangkan oleh si adik bungkusi . Kemudian bungkusi pun menyelamatkan putri dengan membelalah batu tersebut singgah pecah dan keluarlah putri dan terpancarlah air pula , yang konon itu merupakan air mata putri tersebut, dan hingga saat ini air tersebut masih mengalir dari dalam batu.

Maka Inilah cerita yag kami angkat dalam tarian kami dan di beri judul 
TEOTUNO PESAMUNO SAFA ( Putusnya Tali Persaudaraan ) .
 







dan inilah post. yang dapat saya berikan , semoga bermanfaat dan AYO TETAP SEMANGAT DAN BERUSAHA SELALU MELESTARIKAN KEBUDAYAAN DAERAH SENDIRI ...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar